Hoaks Dan Fakta Seputar Virus Corona

Patogen ini dapat menyebar dengan perantara tetesan kecil dari hidung atau mulut pada ketika batuk atau bersin. Kemudian jika ada orang unik menyentuh benda yang sudah terkontaminasi dengan droplet ini, lalu orang itu menyentuh mata, hidung atau mulut, maka orang itu siap terinfeksi COVID19. Atau bisa juga seseorang terinfeksi COVID-19 ketika tanpa sengaja mengisap droplet dari penderita. Inilah sebabnya mengapa kita penting untuk menjaga jarak hingga kurang lebih satu meter dari orang yang perih.

Corona

Sampai saat ini, karet ahli masih terus berbuat penyelidikan untuk menentukan sumber virus, jenis paparan, & cara penularannya. Tetap mengecek sumber informasi yang sah dan resmi mengenai kelanjutan kemajuan, kronologi, pertambahan, pertumbuhan, perubahan, perurutan, urut-urutan, penyakit ini. Cara penularan SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 yakni melalui kontak dengan droplet saluran napas penderita.

Droplet merupakan partikel kecil dibanding mulut penderita yang terdapat kuman penyakit, yang didapatkan pada saat batuk, wahing, atau berbicara. Droplet bisa menempel di pakaian ataupun benda di sekitar penderita pada saat batuk atau bersin. Namun, partikel droplet cukup besar sehingga tidak akan bertahan atau mengendap di udara dalam saat yang lama.

Oleh karena itu, orang yang sedang sakit, diwajibkan untuk menggunakan masker untuk mencegah penyebaran droplet. Guna penularan melalui makanan, sampai saat ini belum ada bukti ilmiahnya. Meski padahal mewabah lebih dari 20 negara di dunia, info seputar virus corona tetap diketahui oleh masyarakat secara luas. Sebab, tidak cuma menimbulkan gejala batuk dan demam, penyakit ini mudah menular antar-manusia dan di beberapa kasus mengakibatkan seseorang meninggal dunia. Orang yang terinfeksi COVID-19 dan influenza akan mengalami gejala luka saluran pernafasan yang kolektif, seperti demam, batuk dan pilek.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *