Kuliner

10 Makanan untuk Dikonsumsi untuk Menurunkan Kolesterol Anda

Kolesterol adalah zat penting seperti lemak yang digunakan untuk membuat hormon (seperti vitamin D), membangun sel-sel sehat, dan mencerna makanan Anda. Kolesterol yang digunakan tubuh Anda dapat berasal dari dua sumber berbeda: tubuh Anda sendiri atau makanan yang Anda makan. Kolesterol makanan, yang berarti kolesterol dari makanan, hanya ditemukan dalam produk hewani (yaitu daging, susu, telur, dll.). Kolesterol makanan tidak penting bagi kesehatan Anda karena hati Anda memproduksi semua kolesterol yang dibutuhkannya sendiri. Jadi, jika Anda vegetarian jangan khawatir!

Secara tradisional, kolesterol LDL disebut sebagai kolesterol “jahat” dan kolesterol HDL disebut sebagai kolesterol “baik”. Kadar kolesterol total kurang dari atau sama dengan 200 mg/dL dan kadar LDL kurang dari atau sama dengan 100 mg/dL dianggap optimal. Jika Anda mengonsumsi makanan hewani, ada baiknya untuk memiliki kolesterol tidak lebih dari 300 mg per hari.

Terkadang kadar kolesterol bisa sangat tinggi sehingga bisa menjadi masalah bagi kesehatan Anda. Umumnya kadar kolesterol total di atas 240 mg/dL dianggap tinggi. Kolesterol tinggi dapat menyebabkan perkembangan penyakit jantung. Jika Anda memiliki kolesterol tinggi atau hanya ingin mencegah agar tidak terlalu tinggi, masukkan makanan berikut ini dalam menu Anda.

1. apel: Pektin apel adalah serat larut yang membantu menghilangkan kolesterol dari tubuh Anda! Apel mengandung flavanoids yang bertindak sebagai anti-oksidan kuat yang tampaknya mencegah kolesterol “jahat” menumpuk di aliran darah Anda.

2. Alpukat: Alpukat adalah sumber lemak tak jenuh tunggal, sejenis lemak yang dapat membantu meningkatkan kolesterol “baik”, sekaligus menurunkan kolesterol “jahat”. Selain itu, alpukat mengandung lebih banyak beta-sitosterol (lemak nabati) daripada buah-buahan lainnya. American Heart Association merekomendasikan agar Anda mendapatkan hingga 15% kalori harian Anda dari satu lemak tak jenuh.

3. Kacang: Kacang-kacangan dan sayuran adalah sumber serat larut yang sangat baik. Makan secangkir kacang jenis apa pun sehari – terutama ginjal, navy, pinto, hitam, buncis atau selai kacang – dapat menurunkan kolesterol Anda sebesar 10% dalam 6 minggu. Menurut FDA dan National Cancer Institute, orang dewasa harus mendapatkan 20 hingga 35 gram serat per hari. Itu bisa dilakukan dengan mudah dengan menambahkan kacang ke dalam diet harian Anda.

4. Kayu Manis: Sebuah studi yang diterbitkan di Jurnal Pengobatan Tradisional dan Pelengkap menemukan bahwa – 1 sendok teh kayu manis sehari dapat secara signifikan mengurangi insulin puasa dan kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2. Ini juga mengurangi kadar kolesterol LDL (“jahat”) dan kolesterol total.

5. Bawang Putih: Bawang putih telah terbukti mencegah pembekuan darah, mengurangi tekanan darah, dan melindungi dari infeksi. Baru-baru ini bawang putih mendapat perhatian karena kemampuannya menurunkan kadar kolesterol.

6. Anggur: Anggur mengandung flavanoid yang membantu melindungi kolesterol “jahat” dari kerusakan lebih lanjut dan mengurangi pembekuan darah. Efek penurun LDL buah anggur berasal dari senyawa, resveratrol, yang diproduksi oleh buah anggur secara alami yang biasanya tahan terhadap jamur. Semakin gelap anggurnya, semakin baik!

7. Oat: Oatmeal mengandung serat larut, yang menurunkan kolesterol LDL Anda. Lima sampai 10 gram serat larut sehari mengurangi kolesterol LDL. Makan 1 cangkir oatmeal matang menyediakan 4,5 gram serat.

8. Ikan Salmon: Komponen kesehatan utama dalam salmon termasuk asam lemak omega-3 dan protein. Komponen-komponen ini memberikan manfaat positif bagi sistem kardiovaskular. The American Heart Association merekomendasikan agar Anda makan setidaknya dua porsi ikan per minggu, terutama ikan berlemak (salmon, tuna, mackerel, sarden, teri, dan herring).

9. Kedelai: Komponen utama yang meningkatkan kesehatan dalam kedelai adalah isoflavon dan serat larut. 25-50 gram kedelai sehari dianjurkan untuk menurunkan kolesterol sebesar 4 hingga 8%.

10. Kenari: Kenari dapat menurunkan kolesterol darah secara signifikan karena kaya akan asam lemak tak jenuh (omega-3). Kenari juga menjaga pembuluh darah tetap sehat dan elastis. Almond juga tampaknya memiliki efek yang sama, menghasilkan perbaikan dalam waktu empat minggu. Diet penurun kolesterol dengan sedikit kurang dari 1/3 cangkir kenari per hari dapat secara signifikan mengurangi kolesterol LDL.

Selain makan makanan ini, ada beberapa perubahan gaya hidup lain yang dapat Anda lakukan untuk mengelola kadar kolesterol Anda. Menerapkan pola olahraga teratur, tidak merokok, membatasi lemak hewani, mengelola stres, dan mengurangi konsumsi alkohol hanyalah beberapa ide. Kolesterol bukanlah sesuatu yang harus diobsesi, tetapi sesuatu yang harus diperhatikan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button